Negriku...
Kini dirimu sedang diperebutkan
Oleh mereka yang saling berpasangan
Mulut mereka sangat manis janji mereka penuh keindahan
Menyakinkan rakyatnya yang selama ini terabaikan
Sudah berkali negriku berganti pemimpinnya
Sudah berkali kami termakan janji indahmu
Kami tidak bodoh juga tidak buta
Kami tau kalian bukan mereka yang dulu memimpin
Tapi kami tidak semudahnya percaya pada ucapanmu
Telah lama kami terombang ambing kehancuran
Telah lama hidup kami tidak jelas
Masa depan putra putri kami, kami tidak tau
Kami tau itu salah kami, kami tau harusnya kami lebih
berusaha
Tapi calon pemimpinku..
Selama ini kami tidak hanya diam, kami berusaha untuk hidup
kami
Kami mencari apa yang bisa dimakan agar esok kami masih bisa
hidup
Tapi mereka para pengusa negri ini
Membuat kami semakin susah, bahan bakar melambung tinggi
Bahan makanan ikut naik menyentuh langit diangkasa
Tapi yang kami liat di layar kaca
Para pilihan kami melenggang tanpa berdosa memakan uang kami
Mereka tersenyum tanpa malu datang ke gedung penghakiman
Lalu saat ini kalian berkata itu masa lalu
Kalian berjanji bahwa akan lebih baik jika kalian yang
memimpin
Haruskah kami percaya? Haruskan?
Setelah berapa tahun ini kami tak kunjung mendapatkan yang
dijanjikan
Dari pemimpin sebelum kalian....
Saat ini....
Pesta demokrasi katanyaa
Mereka berkampanye kesana kemari kepolosok tak tersentuh
Menjanjikan kehidupan lebih baik dan layak
Diantara pendukung kalian, kalian saling menghujat satu sama
lain
Saling mencari kesalahan satu sama lain
Menjujung tinggi siapa yang mereka pilih
Mensanjung sanjungkan pilihannya dihadapan semua orang
Membuat sahabat menjadi tidak saling sapa
Separah itukah.......
Terkadang hatiku bertanya...
Apakah yang mereka sanjung akan mengingat kalian yang
menyanjung
Saat mereka terpilih
Apakah sanjungan kalian benar tentang mereka
Apakah kalian yakin pilihan kalian akan merubah negri ini
Atau hanya akan membuat negri ini lebih parah lagi
Apakah kalian memang sudah benar benar mengenal mereka
Aku hanya orang awam
Aku tidak mengerti politik yang aku tau politik sangat kejam
Semua orang disana berjuang bukan untuk rakyat tapi tahta
dan materi
Mereka mencari kekuasaan untuk diri dan keluarga mereka
Bukan maksudku menghujat mereka
Hanya itu yang aku liat dari setiap berita di layar kaca dan
media massa
Kasus dinegri ini tidak ada yang selesai
Malah justru semakin bertambah
Pelecahan penganiyaan pembunuhan pencurian apalagi setelah
ini?
Iya, aku tidak boleh menyalahkan pemimpinnya
Tapi didalam sholat saat seorang imam sujud semuapun
bersujut
Aku rasa didalam negarapun pasti seperti itu
“Menjadi seorang pemimpin apalagi pemimpin sebuah negri yang
kaya dan besar ini tidak mudah”
Aku tau itu, lalu mengapa mereka berlomba lomba menjadi
pemimpin?
Apa mereka tidak takut akan tanggung jawab yang mereka akan
tanggung?
Karena jika ada satu
binatang saja yang terperosok saat melewati jalan yang jelek
Itu adalah kesalahan pemimpinnya....
Lalu untuk saat ini, janganjan binatang
Manusia pun banyak yang terjatuh karna jalan yang jelek
Banyak yang meninggal karna kelaparan
Bagaimana dengan tanggung jawab pemimpinku? Dimana mereka?
Yang dulu berjanji ini dan itu, menjanjikan yang indah
Ini hanya uraian yang ingin aku tulis sebagai renunganku-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar